Cara Ternal Lele yang Praktis dan Cepat Panen dengan Media Terpal

Cara Ternal Lele yang Praktis dan Cepat Panen dengan Media Terpal

293
0
SHARE
Cara Ternal Lele yang Praktis dan Cepat Panen pic by google
Cara Ternal Lele yang Praktis dan Cepat Panen pic by google

Radarjawa.com – Cara Ternal Lele yang Praktis dan Cepat Panen dengan Media Terpal. Dalam memulai sebuah bisnis salah satu hal yang tidak boleh kita remehkan yaitu terkait peluang usaha dan pangsa pasar dari hasil produk tersebut. Salah satu contohnya usaha di bidang Peternakan lele.

Usaha peternakan Lele merupakan salah satu peluang yang cukup menjanjikan, Kenapa peluang tersebut sangat menjanjikan? Saat ini tau sendiri bahwa bisnis kuliner merajai dimana mana salah satunya bisnis kuliner lele penyet, lele terbang ataupun makanan yang pada dasarnya olahan dari lele.

Makanan yang merupakan kebutuhan pokok itu lah yang salah satunya menjadikan seorang mengambil peluang usaha tersebut dan alhasil menjadi sukses dalam berbisnis disamping dengan dasar dari ketrampilan yang memadai serta disisi pemasaran yang cukup menjanjikan pula.

Salah satu Cara Ternal Lele yang Praktis dan Cepat Panen yaitu dengan cara bisnis Pembesaran Lele menggunakan media terpal. Lalu Tahap terpenting yang wajib kita ketahui apa sih agar bisnis tersebut menjadi berhasil ?:

1. Persiapan awal.

  • Menentukan tempat atau lokasi yang yang dijadikan tempat  lele tersebut dibesarkan jauh dari kotoran/ limbah yang      membahayakan.
  • Membuat Kolam Terpal dengan ukuran yang telah di      sesuaikan dengan tinggi kira2 1 meter atau sesuai kondisi    lingkungan.
  • Aliri kolam tersebut sekitar 80% atau 80cm – 85 cm.
  • Sediakan benih lele berukuran sekitar 10 cm dan masukan dalam kolam 100 – 150 ekor per meter kubiknya. atau dengan ukuran lain seperti dibawah
  • kolam 5×2 meter untuk menampung kurang lebih 1000 ekor benih ikan lele. atau Setiap per meter persegi kolam pembesaran dapat menampung kurang lebih 100 ekor benih ikan lele. jadi, kalau ukuran kolam yang Anda buat adalah 7×4 meter, berarti bisa menampung sekitar 2000 ekor ikan lele. Sebaiknya, jangan terlalu padat karena akan mudah terserang penyakit.

2. Antisipasi awal

  • Lalukan pemberian makan lele yang efektif agar tidak terlalu banyak sehingga makanan ternak lele tersebut akan boros.
  • Untuk pergantian air usahakan dengan sedikit demi sedikit menggantinya jangan sekalian mengganti airnya karna hal tersebut membuat lele akan mati dan mabok dengan suhu air yang berubah drastis. disarankan sebelum panen air tidak usah diganti.
  • Untuk pemakaian terpal sendiri usahakan terpal yang tidak baru agar bau terpal tersebut akan membuat lele tidak tahan dan akan mati, atau kalaupun harus menggunakan terpal baru usahakan terpal tersebut direndam terlebih dahulu sekitar 2 mingguan untuk mengghilangkan bau tersebut, baru bisa digunakan.

3. Strategi Pemeliharaan Lele.

  • Penebaran benih ikan lele ada baiknya dilakukan pada saat pagi atau sore hari hal tersebut untuk menghindari terik matahari. Karena saat siang, kondisi air sedang sangat panas hal tersebut bisa berpotensi mengakibatkan kematian benih ikan lele karena stress.
  • Sebelum lele ditabur dalam kolam kolam sebaiknya di penuhi air terlebih dahulu sekitar 80-90% dikasih daun pepaya selama 3- 4 hari setelah itu baru air dibuang dan dialiri air baru serta penebaran benih.
  • Untuk percepatan pertumbuhan benih gunakan Probiotik disamping mampu memicu percepatan tumbuhnya lele obat ini juga mampu menekan konsumsi makanan lele tersebut dan menekan jumlah kematian lele tersebut.
  • Berikan pakan lele seperti palet 3 kali sehari dengan sewajarnya jangan terlalu banyak yaitu dengan takaran sekitar 3 – 4 % dari jumlah berat benih lele yang ditabur.
  • Jangan memberi makan ikan pada saat turun hujan. karna hal tersebut berpotensi pencemaran zat asam pada pakan yang diberikan. Pakan yang tercemar akan mengganggu kesehatan ikan lele.

Itulah tadi beberapa langkah Cara Ternal Lele yang Praktis dan Cepat Panen yang bisa kita tempuh untuk budidaya ternak lele, ada beberapa langkah lain untuk menekan biaya produksi salah satunya yaitu dengan memanfaatkan limbah rumah tangga seperti sisa makanan atau sayuran, atau jika ada tetangga kita atau kita sendiri memiliki bisnis ayam potong beberapa bagaian ayam misal usus buntu yang biasanya dibuang itu bisa kita manfaatkan untuk pakan ternak lele tersebut.

Karna alasan salah satu unsur biaya yang cukup besar dalam budi daya lele adalah pakan, maka kita bisa mengupayakan budidaya ternak lele organik menggunkan pakan organik ternak sapi untuk menekan pengeluaran, kita bisa membuat sendiri pakan dari kotoran sapi atau kotoran kerbau yang sudah dicampurkan Probiotik Cair yang bisa kita beli ditoko pertanian dan kita olah terlebih dulu.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY