Mengintip dibalik Kesuksesan Jody Brotosuseno dalam Mengembangkan Waroeng Steak

Mengintip dibalik Kesuksesan Jody Brotosuseno dalam Mengembangkan Waroeng Steak

1166
0
SHARE
Mengintip dibalik Kesuksesan Jody Brotosuseno dalam Mengembangkan Waroeng Steak

PROFIL - Jody Brotoseno yang sukses membesarkan bisnis Waroeng Steak and Shake. Berniat mandiri setelah menikah, Jody Brotoseno memulai usaha dari bawah dengan mendirikan gerai resto sederhana bernama Waroeng Steak and Shake di Yogyakarta.

Foto: Dok Pribadi

Radarjawa.com – Mengintip dibalik Kesuksesan Jody Brotosuseno dalam Mengembangkan Waroeng Steak. Jadi seorang pengusaha sukses, pastinya akan menjadikan impian besar bagi semua orang. Tetapi sayangnya tidak banyak orang yang bisa sabar dan mampu meraih impian tersebut. Dalam mencapai suatu kesuksesan dibutuhkan kerja keras dan tekad yang kuat guna mewujudkan hal tersebut.

Dengan hasil kerja keras dan tekat yang kuat itulah yang mampu memotivasi sepasang suami istri, Jody Brotosuseno beserta Siti Hariyani dalam usaha mengembangkan waroeng steak yang saat ini sudah sangat maju.

Pasang surut serta terpuruk dalam menjalankan usaha tak menjadikan mereka menyerah, karna hal tersebut sudah menjadi bagian dari perjuangan mereka dalam mencapai kesuksesan. Tidak hanya berbisnis berjualan steak, berbagai peluang usaha dari mulai dari jual roti bakar, susu, sampai berbisnis kaos partai musiman pernah mereka jalani juga, dan semuanya tidak bisa bertahan lama alhasil mereka harus menutup usahanya tersebut karna tidak juga mendaatkan hasil yang diharapkan.

Meskipun demikian, didapat dari pengalaman yang pahit tak membuat mereka pasrah dalam mencoba peruntungannya dialam bisnisnya. Mengawali kesuksesan bisnisnya di era tahun 2000an, Jody dan sang istri mencoba membuka warung steak sederhana dengan memanfaatkan teras rumahnya, yang berlokasi di Jl. Cendrawasih 30 Demangan Yogyakarta sebagai lokasi usaha pertamanya.

Berbekal dari jiwa entrepreneur yang telah mereka miliki, pasangan ini akirnya bertekat membangun sebuah rumah makan steak dengan nama “Waroeng Steak n Shake” yang kini lebih dikenal dengan istilah WS, lain daripada restoran steak lainnya.

Pada umumnya kuliner ala Eropa ini hanya bisa dinikmati masyarakat menengah atas, yang disajikan dalam restoran mewah atau di hotel-hotel berbintang dengan harga relatif mahal. Jody dan sang istri, berhasil menciptakan sebuah ide yang booming dan baru di bisnis kuliner yaitu dengan menawarkan salah satu makanan ala masyarakat barat yang kini bisa diminati masyarakat dengan mudah dan murah degan nama steak.

Mereka sengaja menjual steak di warung yang sederhana untuk membangun image baru di mata konsumen bahwa menu stek tak harus identik dengan harga yang maha dan disajikan di hotel bintang lima saja.

Ide tersebut dengan menuangkan profil waroeng steak tak pernah disangka dalam strategi tersebut sangat menarik minat konsumen yang ada, alhasil waroeng steak yang dulunya hanya bermodalkan 5 buah hot plate dan 5 buah meja makan, dengan daya tampung 20 pengunjung. saat ini sudah berkembang pesat mencapai lebih dari 30 cabang dimana omsetnya sudah mencapai ratusan hingga milyaran rupiah setiap bulannya.

Mengintip dibalik Kesuksesan Jody Brotosuseno salah satunya dengan Ide yang dia ciptakan dengan nama Waroeng steak, melalui mottonya “Steak Luar Biasa” telah suksesdan mampu merubah pandangan masyarakat dimana saat itu beranggapan bahwa makanan steak hanya bisa dikonsumsi orang kalangan menengah keatas saja, namun saat ini semua orang di kalangan menengah kebawah juga mampu menikmatinya.

Dengan menanamkan image dengan harga murah dan begitu kuat di hati para pembeli, alhasil saat ini mereka tercatat sebagai salah satu entrepreneur sukses.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY